Euthanasia



Ini cerita tentang seonggok rasa dalam hatiku. Baru saja keselesaikan malam dengan Liqo bersama teman-teman ku. Entah mengapa, rasanya kepala ini akan pecah. Beribu kata ingin kumuntahkan bersama rasa sakit yang mendera kepalaku. Aku ingin berteriak, aku jenuhpada hidupku, aku jenuh pada hari-hariku, pada peranku.
Liqo berlansung sejam, tapi entah mengapa hati ini tetap hampa. Serasa tidak ada kesejukan yang kudapati di dalam proses ibadah ruhuiyah itu, selain hanya sebuah pertanyaan, berdosakah aku, sehingga Allah begitu membenciku, sehingga Dia tidak merelakan sebait ilmu itu masuk dan meresap ke dalam hatiku.
Aku tidak ingin sempurna, aku cuma ingin menjadi orang yang lebih baik. Jujur, walau aku tak terbiasa untuk salah. Yach… aku tak terbiasa untuk salah. Entahlah.. orang menanggap aku ini perfectionist, selalu melihat sesuatu itu sempurna seutuhnya. Begitu pula akan keberadaan diriku, akan rindunya aku untuk menjalankan ibadah sesempurna Rasulullah, atau pun beribadah seperti ikhwa-ikhwa yang lain.
Mengapa mereka begitu mudah untuk menjalani semuanya, dan mengapa begitu sulit aku untuk menjalankan hal itu pula. Yah… mungkin Allah Berkehendak lain.
Akupun selalu mencoba untuk menjadi anak yang sempurna di mata ibu ku, anak yang senantiasa hadir dalam setiap susah orang tua ku, anak yang senantiasa menjadi “obat” bagi tiap rasa sakit orang tua ku, anak yang senantiasa menjadi pemecah tiap masalah yang dihadapi keluargaku. Aku selalu mencoba hadir dalam keadaan sempurna, hanya untuk melihat keluargaku sempurna. Yach… seperti keluarga lain yang bagiku sempurna. Tapi apa yang kudapati, justru aku tidak menjadi sempurna. Justru di saat usahaku menjadi sempurna, tanpa cacat, tanpa salah ,tanpa rasa dengki, selalu ikhlas. Kudapati diriku lelah memangkul tanggung jawab ini. Membuatku (terkadang) muak dengan peran yang sedang kujalani. Aku muak pada diriku sendiri, juga pada keluargaku.
Justru disaat aku berusaha untuk menata semuanya dalam takaran yang menurutku ideal, yach…dengan mengikuti segala keinginan mereka, memberikan apa yang mereka minta, tanpa pamrih atau tanpa berpikir bahwa aku juga punya hidup. Aku juga punya hari-hari sendiri, aku juga punya mimpi…
Dan dimana kah mereka di saat aku butuh? Di sana!!!!! Jauh dan tanpa (mau) tau aku dimana dan bagaimana.
Aku ingin menjadi sempurna sebagai seorang imam kelak dalam keluargaku. Namun kudapati, aku lelah mengejar kesempurnaan itu. Aku tidak terlahir dalam keadaan Islam yang kaffah, aku tidak belajar dari sekolah Islam yang menuntut muridnya untuk menyetor sebaris ayat hafalannya tiap malam, aku tidak berasal dari sebuah khalakah, pun aku bukan seorang ikhwa yang tertarbiyah. Aku bukan ikhwa dengan celana yang menggantung di atas mata kaki, aku pun bukan ikhwa penghafal Hadist. Pun aku bukan mutarabbi dari seorang murabbi. Dah… aku bukan lelaki yang senantiasa membaca Al-Matsurah ditiap pagi dan petangku. Namun aku mendamba pedamping yang salehah. Dan kudapati diriku sedang mendamba, merajut mimpi tuk memiliki seseorang yang hanya pantas untuk ikhwa penghafal Al-Quran yang paham hadist dan bersalah dari sebuah khalakah. Mereka, dua insan, yang disatukan Allah kelak dalam ikatan BarokahNya.
Sungguh malam ini puncak kelelahanku, kepalaku sudah sampai pada kadar kelelahannya menampung penak hatiku. Aku pun ingin mengistrahatkannya. Aku tahu, dia pun lelah untuk berpikir mengenai mimpiku tuk sempurna. Lelah menemaniku memecahkan segala persoalan keluargaku, lelah menemaniku menafsirkan setiap kesan hidup, pun lelah saat bersamaku menhayalkan seorang pendamping yang solehah. Dan aku ingin mengistrahatkannya. setidaknya untuk malam ini saja, semoga esok, iya menjadi segar kembali, dan menemaniku menghadapi hidup tuk sekali lagi.
Akupun lelah, batinku pun lelah... bagiku saat ini yang kubutuhkan hanya tindakan yang serba cepat dari seorang dokter, euthanasia, yach aku ingin itu, sebuah proses menuju kematian yang indah dan esotis.

thailand yang berani

jika thailand berani untuk membeli kembali Shin Corp, apa Indonesia punya nyali untuk membeli Indosat? Shin Corp dibeli oleh Temasek dan Indosat dibeli oleh ShinTell. sama2 dibeli perusahaan dari Singapura. Prinsip pemerintah Singapura adalah, komunikasi adalah masalah krusial dan tidak boleh dikontrol oleh negara lain. berita selengkapnya baca di www.kompas.com

dEtAk_DenTinG

" untuk seorang teman chating ku hari ini, diah"
"semoga cepat sarjana"

Detak dan denting itu hadir dalam hari mu
sadar atau tanpa sadar mu, dia akan tetap ada. bersama mu

detak yang dekat dengan mu, teramat dekat. namun terkadang kamu melupakannya. dialah detak jantungmu, penopang hidup mu.

denting itu ada di sekitarmu, mengiringimu dalam tiap torehan sejarah hidup mu. namun kamu kadang terlupa padanya. dialah dentang waktu mu, penanda hidup mati mu.

dia akan tetap ada, detak dan denting.
dengarlah... mereka pasti berkata "aku setia pada mu, hingga titik nadir penghabisan mu".

KOALISI KEUMMATAN


Sabtu ini menjadi bagian yang sangat berarti bagi proses Pemilihan Kepala daerah di Sulawesi Selatan. Tanggal 10 Februari 2007 ini menjadi momentum bersejarah terbentuknya Koalisi Keummatan yang merupakan koalisi beberapa partai politik Islam yang ada di Sulawesi Selatan. Adapun partai politik tersebut adalah Partai Keadilan Sejahterah (PKS), Partai Bulan Bintang (PBB), dan Partai Persatuan Pembangunan (PBB).
Ketiga partai ini bersepakat untuk mengusung satu calon Pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Selatan pada Pilkada nanti. Pada acara deklarasi di Monument Mandala ini, dibuatlah nota kesepahaman antara tiga partai untuk bersama-sama bahu membahu untuk memenangkan calon mereka guna menduduki kursi nomor 1 dan 2 di Sul-Sel ini.
Adapun kandidat calon terdiri atas Bapak Tamsil Linrung (PKS), bapak Jalaluddin Rahmat (PPP), dan Bapak Abd. Azis Kaharmuzakkar (non partai, KPSI). Acara ini juga dihadiri oleh berbagai anggota partai beserta simpatisan dari ketiga partai. Hadir pula beberapa representatif dari elemen pengusaha, akademisi serta Muspida Sul-Sel yang turut memberikan komentar dan harapan mereka terhadap calon pemimpin mereka.

ThEFuCkInGFoReigNer

kamis kemarin betul-betul moment yang sempat membuat lututku bergetar dan nafasku naik turun. bukan karena nyuri atau merampok, tapi bertemu dengan vice president diperusahaan ku. masalahnya??? apalagi kalo bukan uang.
seperti bisa, kerjaan sampah itu tiba padaku.Ngurusin expense claim seorang expactriate dari departemen lain. kebetulan saat periksa, ternyata ada keganjalan. claim perjalanan bisnis yang dia masukkan ternyata termasuk perjalan dua orang anaknya. secara aturan perusahaan, hal tersebut tidak dibenarkan. besarnya sedikit sich, cuma USD. 2.300 (kalo rupiah banyak hehehehe). buntut persoalannya, dia menyuruh saya dan senior supervisor untuk menghadap ke managernya dia, tetapi itu tidak kami lakukan, tetapi kami menghadap ke VP. itupun atas usul superintendent.
ahhh, mungkin jabatannya nie taruhannya. tapi emang harus seperti itu. dah ngak ngeh ngeliat bule-bule di kantor seenaknya. gaji mereka gede tetapi kerjaan mereka lebih enteng dibanding kerjaan orang Indonesia sendiri.
tujuan mereka macam2, untuk menghindari pajak lah, ngak mau duitnya tertahan di bank negeri ini, dll.
yachhhh, mungkin minggu depan nie ngeliat hasilnya seperti apa. ada efek ke posisi saya atau tidak. Wallahu alam.
Ada tempat berlindung terbaikku. PadaMu.

HiTaM&PuTiH


pertanyaan sederhana, napa suka hitam atau putih...
hem...
dari beberapa buku yang pernah saya baca, ada makna dari tiap warna yang disukai orang. untuk hitam biasanya berarti orang itu tertutup, dan untuk putih artinya apa yach.... suci, itu arti yang umum.
napa saya suka hitam atau putih tuch. Alasan pertama,KEREN, kombinasi hitam dan putih itu kombinasi tanpa basa basi & jelas adanya. Kedua, NETRAL, hitam atau putih itu warna netral dan dia cocok dengan sapa saja (begitu juga saya hehehehehe). ngak pake acara pusing dulu untuk pilih pakaian, plus ngak cepet kotor (tampaknya....). alasan ketiga, SIMBOLIK yang HAKIKIH, hitam atau putih sangat berpengaruh kuat dalam kehidupan manusia. kenapa logo Ying dan Yang itu hitam dan putih, karena secara harfiah manusia memiliki sisi terang dan gelap.Bumi ini memiliki sisi hitam dan putih, manusia ada hitam ada putihnya.Apa coba yang ngak ada hitam dan putih di dunia ini??? minimal ada gigi yang putih kan???.Alasan yang lain,Fakultas ku dulu fakultas "hitam dan putih" dan ngak perlu dijelaskan kenapa.
so....
met bergabung di komunitas hitam dan putih, tanpa basa basi

tHeNewOne

Ass.

pagi ini rada kesal, tadi malam kerjain tugas sampe jam 11 malam (dan ngegame sampe jam 1 pagi hehehe). tugas itu sempat saya copy ke flashdiks, dengan maksud untuk dipindahkan ke PC ku, tapi ternyat... setelah di copy, file tersebut tidak bisa terbuka. usut punya usut, semalam saya mengetik tugas itu di laptop dengan office 2007 ku, dan PC ku hanya punya office 2000 (uih.....) pantes adja ngak bisa kebuka.
jadinya hari ini hanya mengerjakan tugas lain, padahal tugas itu hendaknya kuserahkan kemarin ke bos ku.

wah.... panas dinilai minus lagi nie untuk PPEA.

yup yup yup, ternyata "kecanggihan kecil" milikku belum bermanfaat maksimal buat ku....

wasalam,

CeRmIN CinTA (1)

sabtu kemarin saya iseng ke MP (Mall Panakkukang). iseng iseng cari rama ma sahabatku, ilo. apalagi kalo bukan nonton pamerannya INCO dan jalan ke Gramedia... itu ji kodonk.
em, sekalian mi sebenarnya, kubawa juga hati ku (bukan kiasan)untuk mencari cermin cinta.pikirku..., di mall pasti banyak prototipe cinta yang cocok jadi cerminku. mulai dari yang muda, tua, beranak atau tidak, cantik & gagah (entah itu kombinasi positif atau negatif keduanya) dll.
banyak memang ku dapat, ada anak muda yang gandengan tangan, ada pasangan muda dengan bayinya yang lucu, ada wanita dengan anaknya, ada juga bapak-bapak yang marahi anaknya karena keterusan main di timezone. tapi entah kenapa, semua cermin itu rasanya tidak cocok untukku. "terlalu mewah" pikirku. mungkin cermin ini tidak bisa pi saya pajang di kamar kost ku.
lalu saya pulang kerumah, eh, ada my sweet mom di rumah.lagi minum teh sendiri dan duduk dipojokan. mungkin Beliau lagi tunggu ka pulang karena saya janji ginap di rumah, tapi ternyata saya pulang pagi (lagi).tiba-tiba, ada yang mendesak di hatiku, apa yach ??? otakku segera menscan semua bagian otak besar dan kecilku, hingga KUTEMUKAN jawaban, cermin itu ada di hadapan ku.
Cermin itu adalah Bundaku yang lagi minum teh, cermin itu menampakkan semua yang ada pada diriku.telanjang bulat dan tanpa basa basi. tergambar jelas, saya -anak pertama yang sedikit lebih beruntung mendapat gaji manajer, yang harus membiayai bunda, adik dan ponakan- belum bisa seperti cermin-cermin di mall itu.tetapi saya, anak pertama itu selalu dinanti oleh cinta mama yang insyaAllah tiap bulan ku kunjungi.
cermin cintaku ternyata satu, dan tidak jauh, ada di rumah.

BuTaBuNtU

dari sekedar memperbaiki template yang salah, ku arahkan cursorku ke tab posting. mumpung lagi buka blogger ku ini. sebenarnya lagi males ngisi2. bukan karena ngak ada bahan, tapi karena males saja.
ku bertanya pada diriku, sampe kemudian sedetik tadi kutemukan jawabannya, ternyata hati ku lagi buntu dan otak ku lagi buta (ngak kebalik kan-red, hehehehe).
tapi memang itu yang terjadi, hatiku lagi buntu. bukan karena buta dan tidak bisa melihat kebenaran, tetapi terlalu banyak yang salah dan harus dibenarkan sehingga membuat arteri dan vena dari hati ku buntu, ugghhhh seperti tertabrak triple seven nya caterpillar dengan kecepatan 60 km/h dan langsung memecahkan arteri dan vena ku. ah, mungkin juga karena terlalu lelah mencari pembenaran.
dan darah segar pun tak mengalir ke otak ku. pantas saja dia buta, tak mampu melihat yang benar, hanya sibuk mencari pembenaran dari tiap keputusan hatiku yang lagi buntu...
em, mungkin keduanya butuh olah raga, mencari cinta mungkin. itu adalah olah raga yang efektif untuk memacu jantung secepat kilat untuk mengalirkan darah segar ke hatiku yang buntu dan otakku yang buta.

YUP, sejenak berpikir.ah, ternyata itu bukan jawaban.tanya kenapa tanya kenapa????

ketika ku mengingatMu

Bismillah...

Tuhan, ketika ku mengingat Mu
Aku sadar, betapa kecil diriku

Tuhan, ketika ku mengingat Mu
aku sadar, betapa mudah kau menarik nyawaku ini

Tuhan, ketika ku mengingat Mu
Aku sadar, betapa sayangnya Kau padaku

Tuhan, ketika ku meningat Mu
Aku sadar, jarang aku bersyukur pada Mu

Tuhan, ketika ku mengingat Mu
(dengan malu...) aku pun mengingat dia

Tuhanku, terima kasih
Hari ini aku masih bangun di pagi Mu
(bagaimana jika aku tak bangun lagi)
Hari ini aku masih bekerja
(tidak seperti teman ku yang di PHK)
Hari ini aku masih makan
(dan besok mungkin masih makan)

Terima kasih Tuhan ku. Alhamdulillah segala Puji BagiMu,
tiada Rahmat yang terlepas dari Mu untukku, untuk Bunda ku, untuk keluarga ku, untuk sahabat2 ku, untuk saudaraku Muslim yang lain.

lelah....

hari ini asli cape'.
ngerekonsiliasi bank sampe leher pegal. tapi insyaAllah in bukan masalah. Pulang nanti lehernya akan regang kembali...
wah...... tapi pegal. Semangat dhie!!!!!
Nah, kayak gini juga nie kalo kerjaan numpuk, mejanya susah di tata. G ada yang spesial di atas meja selain sekaleng PonPonV, my favorite drink. Juga my lovely red and blue pens. Teman setia dikala ngerekonsiliasi bank.
Dah jam 4 juga, time to go....

Save Papua with....


Masih ingat ngak dengan iklannya Edo Kondologit

“save Papua with condom”
kondom jaga Papua…… (baca sambil nyanyi dech hehehehe)

kalo kita ganti seperti ini :

“save Papua with Polygamy”

Poligami jaga papua (baca sambil nyanyi, lalu pikirkan !!!!!!)

Gimana???

Poligami dan Bimbingan Belajar


Pagi ini lumayan cerah. Tadi malam tidur sendirian karena anak-anak kost pada tidur di Old Camp. Alhamdulillah bisa bangun sholat subuh walaupun tidurnya jam 12 malam. Subuhnya, anak-anak kembali.whoammm pas masih ngantuk-gantuknya dan badan masih terbujur lemes di kasur, si Bapak (nama samaran-red), teman kost ku juga yang sudah walimah, datang dan ikut berbaring di samping ku (ups... jangan berpikir jorok!!!!!). Dia kemudian berkata, “Dhi, kayaknya proyek bimbingan belajar kita gagal....” , AAHHHHHH saya sempat terkejut juga. Baru kemarin sore dengan semangat empat enamnya dia menggagas pembentukan bimbingan belajar bagi anak SMU di Soroako. Idenya dengan membuka kelas belajar di rumah kost kami, yach... dengan mengorbankan tempat nonton bareng kami serta jam tidur kami hehehehe. Dan entah mengapa, tadi subuh semuanya berubah drastis.
Usut punya usut, ternyata tadi malam istri Beliau menelpon, kemudian sempat “menasehati” agar membatalkan niatan membuka bimbel. Alasannya cuma satu, jangan sampai si Bapak tertarik dengan anak bimbingannya kemudian buntutnya.... dia tertarik untuk berpoligami.
Bukan sesuatu yang langka, toch fenomena itu lagi nge-trend sekarang. Bukan sejarah yang dibuat-buat, tetapi dulu Rasulullah juga berpoligami, tetapi proses pembelajaran yang Beliau lakukan pun masih tetap berjalan dan “audience” nya pun ada yang akhwat. Cemburukah istri-istri Beliau? Menurut sejarah, Aisyah Radiyallahu Anhu adalah pencemburu berat terhadap Rasulullah. Tetapi dengan sangat sabarnya, Rasulullah men-tarbiyah Aisyah dan keluarga mereka pun masih bertahan. Akhirnya, istri-istri Beliau sangat paham atas keputusan Baginda Rasulullah untuk berpoligami. Dan “bimbingan belajar” Beliau pun tetap jalan. Karena kuncinya, yach proses tarbiyah tadi.
Inilah yang menjadi bukti bahwa poligami bukan menjadi penghalang untuk tetap melakukan proses pembelajaran (Tarbiyah-red), mengajar dan belajar, termasuk membuka bimbingan belajar kan ???? hehehehehe
Dan saya pun nyeletuk, “kak, kasi’ tau istri ta’. Nanti kelasnya di hijab ji !!!!, dan jangan mi khawatir karena anak bimbingannya akhwat dan ikhwan yang duduk di TK nol besarnya Al-Ikhwan hehehehehehe” kemudian dia pun berlalu, mandi kemudian kerja. Dan saya......, menggenapkan jam tidur yang masih ganjil.

Poligami, sebuah wacana dalam perang pemikiran


Kata poligami sangat teramat lama menjadi wacana di negeri kita ini. Dulu hanya selentingan pro dan kontra terhadap isu yang satu ini, hingga pada akhirnya, saat Aa Gym melangsungkan pernikahannya yang kedua (semoga Allah SWT Merahmatinya), Isu ini kemudian seakan menjadi bom waktu yang meledak setelah sekian lama terdiamkan dan hanya menunggu waktu. Dan pernikahan Aa Gym menjadi momentum yang tepat untuk kembali mengangkat isu ini.

Saya kemudian tertarik untuk mengkritisi fenomena yang terjadi di masyarakat kita. Tadi siang, pernikahan kedua Aa Gym diangkat oleo Silet, salah satu infotainment di RCTI. Di acara tersebut, banyak orang yang memberi pendapat. Entah apa itu setuju atau tidak (kebanyakan sich tidak setuju…), tetapi sekali lagi bukan itu masalahnya.

Saudaraku, kita juga pernah di bawah pada isu agama seperti ini, yaitu isu penegakan Syariat Islam. Dua hal yang berbeda konteks tetapi satu tujuan yaitu bagaimana Islam dijalankan secara kaffa oleh kita kaum muslimin di Indonesia.

Inilah yang menjadi masalah menurut saya. Coba kita cermati lagi, saat isu penegakan Syariat Islam di Indonesia di angkat pada tahun 2002, masyarakat tidak menanggapinya seperti mereka menanggapi isu Poligami ini. Dan keadaan itu berbalik sekarang, masyarakat mulai dari ibu rumah tangga, atris, aktivis Perempuan, Kadiv di Departemen Agama, bahkan Presiden pun ikut heboh dengan pernikahan Aa Gym. Pertanyaannya... Apa yang salah? Jika salah, apa yang menjadi takaran kesalahan tersebut.

Kita umat Islam seakan dibuat terlena, kita terbawa arus pada hal-hal yang alamiah seperti ini. Tetapi kita tidak mencermati bahaya di balik keadaan ini yaitu di benturkannya Umat Islam dengan Umat Islam lainnya. Betapa tidak, semua respon ketidaksetujuan atas pernikahan Aa Gym adalah Umat Islam, entah itu mengatasnamakan individu, ataupun melembaga, seperti Departemen Agama bahkan Negara. Lucunya...., sampai-sampai anggota dewan kita sibuk untuk menggodok refisi undang-undang tentang Poligami. Sedikit menanggapi berita di infotainment tadi, bahwa nanti setiap orang yang hendak melakukan poligami harus sepengetahuan Departemen Agama. Sadarkah kita umat Islam, bahwa isu poligami ini hanya menjadi ajang adu domba oleh orang-orang yang hendak melihat Islam pecah. Mengapa revisi undang-undang Poligami sampai melibatkan Presiden, sedangkan isu Penegakan Syariat Islam malah ditanggapi dengan isu Teroris. Inikah negara kita sebagai negara tersebesar di Dunia, dan jumlah Umat Islam Terbesar di Dunia?

Saudara ku, kita jangan terlena dengan isu yang terus menerus di blowup oleh media. Akankan Ukhuwah kita digadaikan oleh isu seperti ini yang dari hati kecil kita yang paling dalam, kita yakin Aa Gym memiliki ilmu atas apa yang dilakukannya. Mari kita tetap menjaga Ukhuwah ini. Dan cermati setiap hal yang kita dengar dan rasakan. Jangan sampai terlena dengan perang pemikiran yang sedang berlangsung di negara kita ini. Selama Al-Qu’ran dan Hadist menjadi pegangan, itu sudah menjadi jaminan bagi kita. Bukankah Rasulullah SAW telah mewariskan dua hal tersebut kepada kita? Maka Al-Qur’an lah yang menjadi landasan hukum kita sebagai manusia, dan Hadist menjadi penjelas darinya. Wallahualam Bissawab.


-adhi-
yang belum berpoligami...

TheY KnoW NothinG.....

tik...tik...tik...
3 messages receive

hemmm, baru bangun... dah 3 pesan masuk.
#1 message :gie...
"Ass,gie tidak membenci die,atau semua orang yang pacaran.karena itu adalah pilihan mereka.Tapi ketika itu tidak dicintai 4JJ1 tapi masih dilakukan itu yang salah.Meraih Cinta 4JJ1 sangat sulit&mahal"

#2 message:gie...
"Membenci apa yang 4JJ1 Benci, mencintai apa yang 4JJ1 Cinta, adalah wajib.Tapi bukan berarti membenci orangnya, inilah gunanya Da'wah seperti Rasulullah contohkan.Beliau tidak pernah membenci siapapun"

3# message: ummi...
"Aslm.die blm tdr? ibu baru saja menikmati mangga kiriman die manis deh.Trims.gie bilang die lagi ada masalah dengan pacar(?).wah ternyata die sudah ketemu dengan wanita yang sholeh.Selamat ya die"

option>replay>via text message>
"wslm, maaf bu tadi malam die tidak enak badan jadi cpt tdr.Alhamdulillah kalo mangganya enak.knp ibu ucapkan selamat?"
send>

1 message recieve.
ummi:
"ya die,siapa tau dia adlh wanita solehah yang die idam2kan.kan die blg sama ibu dulu ingin mendapatkan wanita yang solh.kan wajar ibu ksh selamat sama die"

option>replay>via text message>
"terimakasih bunda.anak ibu ini msh blm memilih"
send>

1 message receive.
ummi:
"wah die ini bgm.sll hatimu bimbang.perkenalkan sama ma2 mhn pendapatnya.drpd pcrn itu dosa die, jgn berbuat dosa berkepanjangan anakku"

option>replay>via text message>
"ibu, die masih bolehkan untuk diam,kemudian memilih yang menurut die baik.sama seperti gie,ikhwa dari mesir itu juga baik.tetapi gie jg masih menyerahkan semua pd 4JJ1. gie sj yg agamanya baik,tetap berserah kpd 4JJ1,apalagi die. Die juga masih punya hak bt berharap bu tuk mendpt yang terbaik.cm saat ini ada keterbatasan pd die.trmksh bu"
send>

1 message receive.
ummi:
"itu pendpt bijak anakku. menunggu ketetapan dr 4JJ1 sambil terus berusaha utk mencapainya krn itu hkmnya wajib. ibu doakan smg 4JJ1 Mmbri yang tbaik buat kita semua. amien3x"

option>replay>via text message>
"emm, bu... ikhwa dr mesir itu baik jg loh"
send>

pagi ini ada hal yang berubah.
apa mereka tau semua yang terjadi? TIDAK. dan mereka tidak mengerti apa-apa. apa mereka tau saya gimana? tidak. coz' they know nothing.

1 message receive :
ummi:
"mungkin ya mngkn jg tdk.krn ibu tdk/blm th n kenal,gie jg baru kenal suaranya dtlp amit2 pcrn. itu yg dijauhi jd no comment sj. terserah pd takdirNYA sj"

bunda....
ada hal yang bunda tidak pahami...

...........

malam ini langit menangis....
entah apa yang ia tangisi sejak sorenya mendung...

malam ini juga hatiku menangis...
tapi aku tau kenapa aku menangis...
karena aku SENDIRI.

akhirnya ke makassar lagi

alhamdulillah....
bisa pulang juga hari ini, kemakassar..
setelah sebulan ngak pulang dan kerja terus-terusan...

fuihhhhh
whufffhhhhh

capek bo'.

Hello makassar... I'm coming.

YaNg NaMaNya TV...

Asalamu alaikum....

Tiap pagi, seperti biasa. abis kami sholat subuh biasanya anak-kost tidur lagi (hehehehehe...) dan bangun lagi sekitar jam 6 untuk nonton TV. acara kegemarna kami apalagi kalo bukan siaran berita yang ada di RCTI,SCTV,PI,TV7 dll.
Banyak juga sich beritanya...Tapi yang lagi hot akhir-akhir ini adalah berita tentang berbagai penolakan masyarakat terhadap acara Smack Down yang sudah cukup memakan korban. Peristiwa ini bisa jadi adalah "bencana nasional" Bangsa kita. Bukan karena banyaknya korban yang "dimakan", tetapi karena generasi muda kita yang menjadi korban.
Berita hangat lainnya adalah tentang semburan lumpur di Lapindo dan di Kalimantan Selatan.Semakin hangat media memberitakan bencana nasional ini, karena sampai hampir 5 bulan ini masalah tersebut tidak terselesaikan, bahkan cenderung semakin memburuk.
Itu sekilas beberapa berita yang gencar bermunculan di televisi kita saat ini.
tadi pagi... saya dan teman-teman asik nonton TV pagi. sambil minum teh, makan kue yang ada dikulkas baru kami dan sarapan nasi putih serta kambing-kambing (ikan mairo yang dibungkus tepung, herankan.. ikan bisa jadi kambing hehehehe). Sambil makan, saya bilang ke teman saya, "kenapa di' televisita' tidak pernah tong na tampilkan berita-berita yang baik-baik, pasti semua tentang bencana dan kekerasan dan berita-berita yang membuat pisang goreng dan teh kami susah untuk ditelan.
Hal yang terpikir oleh saya pagi ini, kenapa ya kita tidak pernah mendengar berita-beria yang sedikit lebih menyemangatkan kita. Yah seperti kesuksesan-kesusesan yang diraih saudar-saudara sebangsa kita. Seberapa banyak sich pemberitaan mengenai kesuksesan tim Olimpiade Fisika kita diberitakan dibandingkan dengan berita Lapindo ini. Atau pernahkah diberitakan tetang seorang pemuda indonesia dari Manado (afwan saya lupa lagi namanya, hanya pernah baca beritanya) yang menjadi salah satu guru besar salah satu universitas di US dan bukunya menjadi buku pegangan mahasiswa di sana?Masih banyak sebenarnya berita-berita yang lebih positif dan bisa menjadi bahan pemberitaan.
Sadar atau tidak sadar, mentalitas bangsa kita mengalami degradasi yang sangat besar. Kita di bentuk menjadi bangsa yang selalu sengsara dan mengalami banyak masalah. Kita adalah bangsa yang selalu mengharap bantuan dari bangsa lain. Kita adalah bangsa yang memiliki mental yang masih harus diayomi, dikasihani.
Coba saja liat acara reliaty show di TV. Bagaimana keadaan orang yang kurang mampu menjadi komoditas bisnis dan rating televisi tertentu. Kalo mau memberi ya langsung kasih saja, kan bukan lebih bagus "tangan kanan memberi dan tangan kiri ngak tau", dari pada dipamer!!!!
Saat ini adalah moment yang baik untuk kita memberi masukan kepada Pemerintah mengenai hal ini. Isi acara televisi tidak seharusnya menampilkan segala hal yang beraroma kekerasan, kesengsaraan, ataupun GOSIP-GOSIP murahan dan tidak memiliki nilai tambah bagi Bangsa kita. ANGKATLAH MORAL BANGSA KITA SENDIRI DENGAN TANGAN KITA SENDIRI, minimal...BERITAKANLAH SESUATU YANG BAIK DEMI KEBAIKAN KITA JUGA.
dan besok pagi, kami melanjutkan acara minum teh dan makan pisang goreng kami sambil menonton berita TIMNAS Indonesia kita mengalahkan TIMNAS Inggris di pra kualifikasi piala dunia. amin amin amin (mari kita meng-aminkan sebanyak 3 kali)

wasalamu alaikum

NEGERIKU BUKAN UNTUK DIJUAL

Hari ini Presiden kita sedang mengadakan kunjungan ke Jepang. Setelah mendapatkan kunjungan “kehormatan” Presiden Goerge W Bulshit (upssss…). Kali ini Presiden kita bertandang ke negeri matahari terbit, Jepang. Tujuannya… yang jelas bukan untuk menikmati sun risedi sana, tetapi membicarakan beberapa agenda-agenda kerjasama di bidang ekonomi dan politik.
Hal yang sangat menarik bagi saya, baru-baru ini kedatangan Bush sudah menimbulkan beberapa kontroversi. Banyak orang yang tidak setuju dengan kedatangannya, tetapi ada juga sangat setuju dengan kedatangan Bush tersebut. Mengutip dari beberapa media, agenda yang dibicarakan seputar hal-hal yang berkaitan dengan investasi dan energi. Bush menawarkan bantuan (tepatnya pinjaman mecekik leher) jutaan dollar untuk pembangunan Indonesia. Dia juga menawarkan bantuan untuk pengembangan bioenergi sebagai senergi alternative bagi dunia.
Tetapi ada selentingan bahwa kedatangan Bush lebih kuat pada motif untuk “mengamankan” investasi Amerika di negeri kita. Yach apa lagi kalau bukan Freeport dan beberapa tambang minyak milik Amerika.

Kunjungan presiden Susilo bambang Yudoyono. Apalagi kalau bukan untuk membangun kerjasama bilateral dengan Jepang. Tetapi satu hal yang menjadi perhatian saya, di www.kompas.com hari ini diberitakan bahwa isu Korea Utara akan menjadi salah satu agenda pembicaraan. Pertanyaannya, akan bagaimanakah Presiden kita menyikapi hal tersebut ???. Bukankah Negara kita tidak pernah memihak pada satu blok manapun di Dunia sebab prinsip Politik Luar Negeri kita adalah Bebas dan Aktif. Sungguh sangat kasihan jika nantinya ada kebijakan Presiden yang mengiring kita untuk ikut dalam persoalan Nuklir Korea Utara. Terlalu mahal harganya jika Negara kita “dijual” dengan berbagai kebijakan-kebijakan kerjasama tersebut. Jangan sampai Negara kita menjadi “pelacur” bagi Negara-negara adikuasa lainnya. Sebab kita adalah Negara yang berdaulat.

mimpiku....

Pagi ini kau datang……
Ke istana ku yang sangat sederhana……
Kau bawakan obat itu untuk ibu ku……

Sadarkah kau mimpi ku……
Obat mata yang kau bawakan itu……
Tidak hanya mengobati mata beliau……
Tapi juga untuk mata hati beliau……

Kau telah membuat ibu ku jatuh cinta……
Sebagaimana jatuhnya aku dalam cinta ku padamu…
Kau butakan mataku…
Dan akankah mau datang membawakan obat itu padaku…
Hanya untuk mengobati mata ku ini…

(Dedicated to some one…)